• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp 0

Month: March 2024

PC DMI Jatiasih Menggelar Tarawih Keliling di Masjid Al-Istiqomah Jatisari

DMI | Jatisari–Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Jatiasih menggelar tarawih kkeliling (Tarling) di Masjid Al-Istiqomah Perum Pondok Indah Jatisari Kec. Jatiasih Kota Bekasi pada malam ke-5 atau Sabtu, 16 Maret 2024.

Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz H Dimyati Uje didampingi Sekjen DMI Jatiasih Fathurroji dan Bendahara DMI Jatiasih Ustadz Andi Hermawan, S.Ag.

Dalam kesempatan tarling ini, Ustadz Uje menjadi imam Shalat Isya dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (Kultum) untuk mengenalkan sekilas DMI kepada para jamaah Masjid Al-Istiqomah Jatisari.

Ustadz Uje saat memberikan Kultum di Masjid Al-Istiqomah

Dalam sambutannya, Ustadz Uje menyampaikan bahwa masjid di Kecamatan jatiasih jumlahnya ada 131 masjid sedangkan jumlah mushola ada 212 mushola.

Ustadz Uje berharap, keberadaan DMI di Kecamatan Jatiasih melalui Pimpinan Ranting setingkat kelurahan bisa menjadi organisasi yang mengajak untuk memakmurkan masjid. Khususnya di wilayah kelurahan Jatisari.

“kami berharap bisa memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah umat Islam dan pengembangan masyarakat dan persatuan umat,” ungkapnya.

Ustadz Uje juga berharap keberadaan masjid sebagai penyejuk umat terlebih lagi pascapesta demokrasi, “Mudah-mudahan ini bisa terwujud bawah masjid sebagai tempat penyejuk umat, karena masjid symbol persatuan umat,” paparnya.

Saat ini, PC DMI Jatiasih rutin setiap tahun menyelenggarakan tarawih keliling dan Shubuh keliling Kerjasama dengan Pimpinan Ranting DMI dan DKM di masjid-masjid di Kecamatan Jatiasih. Tujuannya, salah satunya untuk bisa saling mengenal dan sosialisas keberadaan DMI di Jatiasih. “Kebersamaan sebagai momen agar bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah,” tuturnya.

Diakhir kultum, Ustadz Uje mengajak kepada seluruh jamaah untuk terus meningkatkan ibadah di bulan penuh berkah. “Semoga kita bisa istiqomah dalam menjalankan ibadah ramadhan tahun ini. Dan Allah menerima seluruh ibadah kita, amin,” tuturnya.[]

Ketua PC DMI Jatiasih Membersamai Tarling Pj Wali Kota Bekasi di Masjid Al Muaz

DMI | Bekasi–Hari kedua Ramadhan dimanfaatkan oleh pejabat pemerintah Kota Bekasi untuk bersilaturahmi ke masjid-masjid yang ada di wilayah Kota Bekasi. Hari kedua Ramadhan, Raden Gani Muhammad Penjabat Wali Kota Bekasi menyelenggarakan tarawih keliling (Tarling) di Masjid Al Muaz Azazid Jatiasih.

“Alhamdulillah kita masih diberikan umur panjang oleh Allah SWT, terutama untuk bisa beribadah di bulan suci Ramadhan,” ungkapnya di depan para jamaah, Rabu (13/03).

Raden Gani berharap, di hari kedua Ramadhan ini, kita bisa memaknai karunia dari Allah, karena kita bisa dipertemukan di bulan suci penuh berkah ini. “Ini merupakan kasih sayang Allah buat kita di bulan ini,” tuturnya.

Raden gani mengajak para jamaah untuk menjadikan bulan ramadhan ini yang terbaik, dengan cara mengisi aktivitas keagamaan yang terbaik. Karena belum tentu kita bisa bertemu dengan ramadhan berikutnya. “Untuk itu all out beribadah seakan Ramadhan ini adalah yang terakhir,” ujarnya.

“Saya yakin jamaah Masjid ini bisa bertahan hingga akhir ramadhan, dengan jamaahnya yang banyak. Jangan kita terganggu oleh keadaan jelang akhir ramadhan untuk kebutuhan lebaran. Ini godaan yg harus kita bisa hadapi. Semoga kita diberi kecerdasan untuk memilih hidup yang berarti dan bermanfaat bagi sesame,” paparnya.

Raden Gani yang didampingi sejumlah pejabat Pemkot mengatakan, bahwa Tarling ini dalam rangka ikhtiar untuk lebih dekat dengan masyarakat, menyerap aspirasi yang dibutuhkan masyarakat. “Dengan cara ini antara pemerintah dengan masyarakat terjalin hubungan yang baik. Sehingga Kota Bekasi menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Sebelum melaksanakan shalat tarawih berjamaah, didampingi oleh Ketua Baznas Kota Bekasi Nurul Akmal, SHI Pj Wali Kota Bekasi menyerahkan bantuan untuk operasional Masjid Al Muaz Azazid.

Selain para pejabat emkot Bekasi, hadir juga Camat Kecamatan Jatiasih Ashari, ST, MM, Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz Dimyati Uje. []

H. Jusuf Kalla Kembali Terpilih sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia

DMI | Jakarta-– HM Jusuf Kalla ditetapkan kembali sebagai Ketua Umum Pengurus Pusat Dewan Masjid Indonesia (DMI) periode 2024-2029 secara aklamasi, dalam muktamar ke-VIII  (DMI)  setelah menerima laporan pertanggungjawaban PP DMI  secara aklamasi.

Sejumlah 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) menyampaikan pandangan umum dan penilaian pada muktamar yang dihadiri oleh ribuan utusan dari DPW dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) seluruh Indonesia, di Jakarta, pada Sabtu (2/3).

Jusuf Kalla mengatakan tidak pernah meminta jabatan, namun saat DPW dan DPD meminta dirinya menjadi kembali Ketua Umum maka ia menerima amanat tersebut dengan baik.

Ia meminta agar masjid benar-benar menjadi mimbar yang mencerahkan masyarakat.

Jusuf Kalla menyampaikan, pandangan-pandangan Islam yang wasatiyyat, serta menjadi pusat peradaban keilmuan yang disenangi oleh seluruh umat Islam

Wakil Ketua Umum DMI Komjen Pol (Purn) Syafruddin Kambo mengapresiasi pelaksanaan muktamar yang berjalan dengan baik, tertib, khidmat dan lancar.

Ketua Panitia Muktamar DMI Irjen Pol (Purn) Mas Guntur Laupe  menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh muktamirin atas kesetiaan dan kehadirannya dari awal hingga akhir acara.

Muktamar rencananya akan ditutup oleh Wakil Presiden RI KH. Makruf Amin pada 3 Maret 2024. [fathur]

 

Bahas Program, DMI Menggelar Muktamar ke-8 di Jakarta

DMI | Jakarta–Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan menggelar Muktamar VIII pada tanggal 1 sampai 3 Maret 2024 di Jakarta.

Dalam Muktamar ini setidaknya ada tiga agenda penting yang akan dibahas, yakni mengenai program, penyusunan rekomendasi DMI dan amandemen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) DMI.

“Alhamdulillah akhirnya Muktamar VIII DMI bisa kita laksanakan awal Maret ini setelah sempat tertunda selama dua tahun karena bencana wabah Covid-19 dan tahun politik. Mudah-mudahan Muktamar bisa kita laksanakan dengan lancar dan menghasilkan output yang baik untuk DMI dan kemaslahatan umat,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A di Jakarta, Kamis (29/2/2024).

Addaruqutni menyebutkan, sesuai AD/ART, peserta Muktamar VIII DMI adalah para utusan pimpinan wilayah dan daerah. Ditambah peserta dari Masjid Raya tingkat Provinsi di Seluruh Indonesia.

“Agenda Muktamar meliputi program. Kedua rekomendasi DMI dan yang ketiga adalah amandemen AD/ART,” kata Imam.

Lebih lanjut, Imam menyebut bahwa program DMI adalah program yang memang original berbasis masjid.

“Alhamdulillah banyak program DMI yang ditetapkan pada Muktamar VII bisa dilaksanakan dengan baik. Di Antara yang besar dan monumental itu pimpinan pusat bisa mewujudkan gedung kantor utama di Jalan Matraman, Jakarta,” katanya.

Sementara program kemasyarakatan yang cukup berhasil yakni perang melawan Covid-19 berbasis masjid itu rupanya cukup efektif.

“Sementara program berbasis masyarakat luas termasuk pendidikan, DMI telah membuka lebih dari 3.000 Paud berbasis masjid pendidikan anak usia dini,” kata Imam.

Ketua Panitia Muktamar VIII DMI, yang juga Ketua Bidang Organisasi PP DMI, Irjen Pol (purn) Mas Guntur Laupe menambahkan, pelaksanaan Muktamar VIII DMI yang digelar setelah pelaksanaan pemilu merupakan hasil dari Rapat Pimpinan Nasional DMI pada 6 Maret 2023.

“Kita tidak ingin Masjid dijadikan panggung politik. Masjid digunakan untuk kemaslahatan umat dan memakmurkan jemaahnya,” kata Mas Guntur.

Mas Guntur juga memastikan bahwa persiapan pelakasanaan Muktamar VIII DMI berjalan dengan baik dan diharapkan semuanya bisa berjalan lancar mulai dari persiapan dan pelaksanaannya.

“Mudah-mudahan Muktamar VIII bisa terlaksana dengan baik dan menghasilkan keputusan yang baik pula. Seperti yang selalu disampaikan Ketua Umum DMI Pak Jusuf Kalla, DMI akan menjadi faktor pemersatu penguatan kesatuan dan persatuan bangsa,” ujar Mas Guntur.[fathur]

 

Scroll to top