• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp 0

DMI

PC DMI Jatiasih dan MT Al-Ahbab Gelar Halal bi Halal

DMI | Jatiasih–Masih dalam suasana Idul Fitri 1445H, Pimpinan Cabang DMI Jatiasih bersama Majelis Taklim Al-Ahbab menyelenggarakan halal bi halal di Aula Masjid Al-Muaz Azazid pada Jumat (10/5/2024).

Hadir Ketua Umum PC DMI Jatiasih Ustadz Uje Dimyati, SP.d, Drs. KH. Muhammad Zaini Isma’il Majelis Mustasyar DMI Jatiasih, Ustadz H Abdullah Syafii, M.Ag Penyukuh KUA Jatiasih dan Ustadz H Nanang Firmansyah pemateri Moderasi Beragama.

Ustadz Dimyati dalam sambutan singkatnya mengatakan, Majelis Taklim Al-Ahbab ini memiliki program untuk memakmurkan masjid-masjid di wilayah Jatiasih. “Setiap dua pekan sekali, malam Rabu kami membahas tentang memakmurkan masjid di wilayah Jatiasih,” ungkap ustadz yang juga pendiri MT Al-Ahbab ini.

Ustadz Dimyati Uje menyampaikan sambutan

Saat ini, jumlah masjid di wilayah kecamatan Jatiasih ada 131 masjid dan 112 mushola, bersama DMI Kecamatan Jatiasih, kita terus berupaya agar masjid-masjid yang ada di wilayah ini Makmur dan damai.

“Saya meyakini bahwa keberadaan DMI ikut menyumbangkan membangun negara kesatuan republikan Indonesia ini. Jika masjidnya makmur maka akan tercipta suasana kondusif di Masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu Ustadz H Abdullah Syafii, M.Ag menjelaskan bahwa silaturahim bagi umat Islam, wajib hukumnya untuk menyambung silaturahim. Tidak akan masuk surga orang yang memutuskan hubungan silaturahim.

Ustadz Syafii menambahkan, Indonesia ini majemuk yang terdiri dari 1340 suku, 6 agama, 718 bahasa itu luar biasa. “Para pendiri bangsa mendoktrin dengan semboyan Bhineka Tunggal Ika. Kalau ulama doktrinnya dengan ukhuwah,” ujarnya.

Ada emapt jenis ukhuwah dalam Islam, ukhuwah basyariyah yang diikat karena kemanusiaan. Ukhuwah islamiyah yang diikat persaudaraan karena agama, ukhuwah wathaniyah yang diikat sebangsa dan setanah air dan terakhir ukhuwah nasabiayah yang diikat karena keturunannya.

Dalam beragama, kita harus mengedepankan sikap inklusif terhadap perbedaan yang ada di Masyarakat. Sebab perbedaan itu sebuah keniscayaan, namun bagaimana menyikapi perbedaan itu yang utama, sehingga tetap terjalin ukhuwah meski dalam perbedaan.

Acara ini juga dihadiri para ibu-ibu dari Badan Koordinasi Majelis Ta’lim Masjid (BKMM) Kecamatan Jatiasih yang diketuai Ustadzah Sri Yuningsih, salah satu badan otonom Dewan Masjid Indonesia (DMI). []

 

Ketua PC DMI Jatiasih jadi Pemandu Bimbingan Manasik Haji

DMI | Jatiasih–Tak lama lagi para jamaah haji asal Indonesia akan diberangkatkan ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. Untuk itu, jamaah harus memiliki persiapan, salah satunya pengetahuan seputar ibadah haji yang akan dijalaninya.

Kecamatan Jatiasih, dalam hal ini Kantor Urusan Agama menyelenggarakan Bimbingan Manasik Haji untuk calon jamaah haji yang ada di wilayah Kecamatan Jatiasih, yang berlangsung selama tujuh hari. Mulai tanggal 22 hingga 28 April 2024 di Masjid Al-Muadz.

manasik haji jatiasih

Hadir salah satu pemandu calon jamaah haji dalam bimbingan manasik adalah Ketua Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Jatiasih Ustadz Dimyati Uje.

Menurut Ketua PC DMI Kecamatan Jatiasih ini,  bimbingan manasik haji ini diselenggarakan secara serentak di 12 kecamatan Kota Bekasi, yang diikuti 250 calon jamaah haji.

Ustadz Uje, demikian panggilan akrabnya berharap seluruh tamu Allah atau calon jamaah haji khususnya dari wilayah Kecamatan Jatiasih menjadi haji yang mabrur. “Semoga para tamu Allah yang akan berangkat ke Tanah Suci menjadi haji mabrur, amin,” tuturnya.

PC DMI Jatiasih Menggelar Tarawih Keliling di Masjid Al-Istiqomah Jatisari

DMI | Jatisari–Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Kecamatan Jatiasih menggelar tarawih kkeliling (Tarling) di Masjid Al-Istiqomah Perum Pondok Indah Jatisari Kec. Jatiasih Kota Bekasi pada malam ke-5 atau Sabtu, 16 Maret 2024.

Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz H Dimyati Uje didampingi Sekjen DMI Jatiasih Fathurroji dan Bendahara DMI Jatiasih Ustadz Andi Hermawan, S.Ag.

Dalam kesempatan tarling ini, Ustadz Uje menjadi imam Shalat Isya dilanjutkan dengan kuliah tujuh menit (Kultum) untuk mengenalkan sekilas DMI kepada para jamaah Masjid Al-Istiqomah Jatisari.

Ustadz Uje saat memberikan Kultum di Masjid Al-Istiqomah

Dalam sambutannya, Ustadz Uje menyampaikan bahwa masjid di Kecamatan jatiasih jumlahnya ada 131 masjid sedangkan jumlah mushola ada 212 mushola.

Ustadz Uje berharap, keberadaan DMI di Kecamatan Jatiasih melalui Pimpinan Ranting setingkat kelurahan bisa menjadi organisasi yang mengajak untuk memakmurkan masjid. Khususnya di wilayah kelurahan Jatisari.

“kami berharap bisa memakmurkan masjid sebagai tempat ibadah umat Islam dan pengembangan masyarakat dan persatuan umat,” ungkapnya.

Ustadz Uje juga berharap keberadaan masjid sebagai penyejuk umat terlebih lagi pascapesta demokrasi, “Mudah-mudahan ini bisa terwujud bawah masjid sebagai tempat penyejuk umat, karena masjid symbol persatuan umat,” paparnya.

Saat ini, PC DMI Jatiasih rutin setiap tahun menyelenggarakan tarawih keliling dan Shubuh keliling Kerjasama dengan Pimpinan Ranting DMI dan DKM di masjid-masjid di Kecamatan Jatiasih. Tujuannya, salah satunya untuk bisa saling mengenal dan sosialisas keberadaan DMI di Jatiasih. “Kebersamaan sebagai momen agar bertemu karena Allah dan berpisah karena Allah,” tuturnya.

Diakhir kultum, Ustadz Uje mengajak kepada seluruh jamaah untuk terus meningkatkan ibadah di bulan penuh berkah. “Semoga kita bisa istiqomah dalam menjalankan ibadah ramadhan tahun ini. Dan Allah menerima seluruh ibadah kita, amin,” tuturnya.[]

Ketua PC DMI Jatiasih Membersamai Tarling Pj Wali Kota Bekasi di Masjid Al Muaz

DMI | Bekasi–Hari kedua Ramadhan dimanfaatkan oleh pejabat pemerintah Kota Bekasi untuk bersilaturahmi ke masjid-masjid yang ada di wilayah Kota Bekasi. Hari kedua Ramadhan, Raden Gani Muhammad Penjabat Wali Kota Bekasi menyelenggarakan tarawih keliling (Tarling) di Masjid Al Muaz Azazid Jatiasih.

“Alhamdulillah kita masih diberikan umur panjang oleh Allah SWT, terutama untuk bisa beribadah di bulan suci Ramadhan,” ungkapnya di depan para jamaah, Rabu (13/03).

Raden Gani berharap, di hari kedua Ramadhan ini, kita bisa memaknai karunia dari Allah, karena kita bisa dipertemukan di bulan suci penuh berkah ini. “Ini merupakan kasih sayang Allah buat kita di bulan ini,” tuturnya.

Raden gani mengajak para jamaah untuk menjadikan bulan ramadhan ini yang terbaik, dengan cara mengisi aktivitas keagamaan yang terbaik. Karena belum tentu kita bisa bertemu dengan ramadhan berikutnya. “Untuk itu all out beribadah seakan Ramadhan ini adalah yang terakhir,” ujarnya.

“Saya yakin jamaah Masjid ini bisa bertahan hingga akhir ramadhan, dengan jamaahnya yang banyak. Jangan kita terganggu oleh keadaan jelang akhir ramadhan untuk kebutuhan lebaran. Ini godaan yg harus kita bisa hadapi. Semoga kita diberi kecerdasan untuk memilih hidup yang berarti dan bermanfaat bagi sesame,” paparnya.

Raden Gani yang didampingi sejumlah pejabat Pemkot mengatakan, bahwa Tarling ini dalam rangka ikhtiar untuk lebih dekat dengan masyarakat, menyerap aspirasi yang dibutuhkan masyarakat. “Dengan cara ini antara pemerintah dengan masyarakat terjalin hubungan yang baik. Sehingga Kota Bekasi menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.

Sebelum melaksanakan shalat tarawih berjamaah, didampingi oleh Ketua Baznas Kota Bekasi Nurul Akmal, SHI Pj Wali Kota Bekasi menyerahkan bantuan untuk operasional Masjid Al Muaz Azazid.

Selain para pejabat emkot Bekasi, hadir juga Camat Kecamatan Jatiasih Ashari, ST, MM, Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz Dimyati Uje. []

Bahas Program, DMI Menggelar Muktamar ke-8 di Jakarta

DMI | Jakarta–Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan menggelar Muktamar VIII pada tanggal 1 sampai 3 Maret 2024 di Jakarta.

Dalam Muktamar ini setidaknya ada tiga agenda penting yang akan dibahas, yakni mengenai program, penyusunan rekomendasi DMI dan amandemen Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) DMI.

“Alhamdulillah akhirnya Muktamar VIII DMI bisa kita laksanakan awal Maret ini setelah sempat tertunda selama dua tahun karena bencana wabah Covid-19 dan tahun politik. Mudah-mudahan Muktamar bisa kita laksanakan dengan lancar dan menghasilkan output yang baik untuk DMI dan kemaslahatan umat,” kata Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat DMI, Drs. H. Imam Addaruqutni, M.A di Jakarta, Kamis (29/2/2024).

Addaruqutni menyebutkan, sesuai AD/ART, peserta Muktamar VIII DMI adalah para utusan pimpinan wilayah dan daerah. Ditambah peserta dari Masjid Raya tingkat Provinsi di Seluruh Indonesia.

“Agenda Muktamar meliputi program. Kedua rekomendasi DMI dan yang ketiga adalah amandemen AD/ART,” kata Imam.

Lebih lanjut, Imam menyebut bahwa program DMI adalah program yang memang original berbasis masjid.

“Alhamdulillah banyak program DMI yang ditetapkan pada Muktamar VII bisa dilaksanakan dengan baik. Di Antara yang besar dan monumental itu pimpinan pusat bisa mewujudkan gedung kantor utama di Jalan Matraman, Jakarta,” katanya.

Sementara program kemasyarakatan yang cukup berhasil yakni perang melawan Covid-19 berbasis masjid itu rupanya cukup efektif.

“Sementara program berbasis masyarakat luas termasuk pendidikan, DMI telah membuka lebih dari 3.000 Paud berbasis masjid pendidikan anak usia dini,” kata Imam.

Ketua Panitia Muktamar VIII DMI, yang juga Ketua Bidang Organisasi PP DMI, Irjen Pol (purn) Mas Guntur Laupe menambahkan, pelaksanaan Muktamar VIII DMI yang digelar setelah pelaksanaan pemilu merupakan hasil dari Rapat Pimpinan Nasional DMI pada 6 Maret 2023.

“Kita tidak ingin Masjid dijadikan panggung politik. Masjid digunakan untuk kemaslahatan umat dan memakmurkan jemaahnya,” kata Mas Guntur.

Mas Guntur juga memastikan bahwa persiapan pelakasanaan Muktamar VIII DMI berjalan dengan baik dan diharapkan semuanya bisa berjalan lancar mulai dari persiapan dan pelaksanaannya.

“Mudah-mudahan Muktamar VIII bisa terlaksana dengan baik dan menghasilkan keputusan yang baik pula. Seperti yang selalu disampaikan Ketua Umum DMI Pak Jusuf Kalla, DMI akan menjadi faktor pemersatu penguatan kesatuan dan persatuan bangsa,” ujar Mas Guntur.[fathur]

 

PC DMI Jatiasih Gelar Rapat Kerja 2024, Sekaligus Pelantikan PRIMA DMI Jatiasih

DMI JATIASIH | Bekasi–Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC-DMI) Kecamatan Jatiasih menyelenggarakan rapat kerja PC DMI Jatiasih sekaligus pelantikan Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA DMI) Kec. Jatiasih. Kegiatan Raker diadakan pada Ahad 28 Januari 2024 di Aula Masjid Baiturrahman Sakura Regency Jtirasa Jatiasih Kota Bekasi.

Hadir dalam kegiatan pembukaan Raker PC DMI Jatiasih Ketua DMI Kota Bekasi Dr. KH Jaja Jaelani, MM Camat Kecamatan Jatiasih Ashari ST, MM. Sedangkan hadir sebagai narasumber adalah Ustadz H. Ismail Hasyim, S.HI, M.Sos (Ketua DKM Masjid Agung Al-Barkah Tahun 2018-2023) dan Ketua Baznas Kota Bekasi H. Nurul Akmal, S.HI. Sambutan tuan rumah adalah DKM Masjid Baiturrahman disampaikan oleh H. Sholahudin. Acara ditutup oleh Ketua MUI Jatiasih KH. Syaifuddin Siradj.

Dalam sambutannya, Ketua DMI Kota Bekasi Dr. KH. Jaja Jaelani, MM mengatakan saat ini data masjid di kota Bekasi terdapat perbedaan antara Kemenag dan Pemkot, hal ini disebabkan oleh tiga factor, yaitu adanya musola yang berubah menjadi masjid, tanah wakaf baru yang menjadi masjid dan adanya hibah tanah fasum menjadi masjid.

Bisa jadi antara pencatatan yang ada di Kemenag dan Pemkot inputnya tidak bersamaan. Untuk itu, tambah Kiai Jaja, ke depan DMI harus berperan aktif dalam mendata masjid atau musola yang ada di wilayah Jatiasih.

Kiai Jaja juga berpesan kepada seluruh pendurus DMI untuk menyamakan visi dan misi agar adanya perbedaan-perbedaan antara masjid satu dengan yang lain tidak menjadi kendala untuk terus mensyiarkan Islam.

Raker DMI Jatiasih 2024 di Masjid Baiturrahman Sakura Regency, Ahad 28-01-2024 (4)

Raker DMI Jatiasih 2024 di Masjid Baiturrahman Sakura Regency, Ahad 28-01-2024 (4)

“Saya berpesan ke kawan-kawan pengurus masjid, sebenarnya manajemen masjid itu manajemennya  sangat terbuka. Uang kas masjid selalu diumumkan setiap Jumat, bahwa keterbukaan masjid itu luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Kiai Jaja juga berpesan kepada pengurus baru Perhimpunan Remaja Masjid (PRIMA DMI) Kec. Jatiasih untuk aktif memberdayakan para remaja yang ada lingkungan masjid. “Kegiatan di masjid itu bukan hanya untuk orangtua, tapi juga untuk para remaja,” paparnya.

Raker DMI Jatiasih 2024 di Masjid Baiturrahman Sakura Regency, Ahad 28-01-2024

“Untuk Ketua PRIMA yang baru dilantik untuk mengumpulkan para remaja di Jatiasih membuat program menarik untuk para remaja,” tuturnya.

Sebelum menutup sambutannya, Kiai Jaja berpesan agar dalam raker ini dalam membuat program tidak perlu yang tinggi, tapi sesuai dengan kemampuan yang ada dan bisa menjalankannya. “Sehingga program yang kita buat tidak menyulitkan kita di lapangan. Semoga dengan raker ini mudah-udahan kecamatan Jatiasih bisa lebih optimal lagi,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PC DMI Jatiasih Ustad H. Dimyati Uje menjelaskan, bahwa kegiatan raker ini merupakan agenda tahunan untuk mengevaluasi dan membuat rencana program DMI di tahun 2024. “Semoga kegiatan raker ini bisa melahirkan program syiar yang bisa kita jalankan di tahun 2024 ini,” ungkapnya.

Kegiatan raker ini, tambah Ustadz Uje dihadiri oleh para pengurus Pimpinan Cabang, Pimpinan Ranting, BKMM, PRIMA DMI dan para DKM wilayah Jatiasih.

Berikut adalah susunan pengurus inti PRIMA DMI Kec. Jatiasih
KETUA : Muhammad Rizky Alfarizy
WAKIL KETUA : Tengku Rasullulah Mudawali
SEKERTARIS 1 : Hilwa Hayyi Rosyada
SEKERTARIS 2  : Maryam Hertzel Jenury
BENDAHARA 1 : Sarah Nurul Imani
BENDAHARA 2 : Ghazi Mohi Ud din

 

Awal Tahun 2024, PRIMA DMI Jatiasih Gelar Giat Bersih-bersih Masjid

DMI | Jatiasih– Perhimpunan Remaja Masjid Dewan masjid Indonesia (PRIMA-DMI) Kecamatan Jatiah menyelenggarakan bhakti sosial dalam bentuk kerja bakti membersihkan Masjid Al-Muaz yang ada di Kecamatan Jatiasih pada Sabtu, 7 Januari 2024.

Kegiatan bersih-bersih masjid ini merupakan program perdana PRIMA DMI Jatiasih yang dimotori oleh Ketua PRIMA M. Rizqi dan Wakil Ketua  Bang Tengku serta didampingi beberapa pengurus lainnya.

Kegiatan bersih-bersih masjid ini sabagi bentuk keikhlasan dan kepedulian remaja masjid akan kebersihan masjid. Begitu juga merealisasi hadits Rasulullah SAW. “Kebersihan sebagaian dari Iman”.

Kegiatan bersih-bersih ini disambut baik oleh Dewan Kemakmuran Masjid Al-Muaz, para marbot Masjid Al-Mua’az merasa senang karena pekerjaannya terbantu dengan hadirnya para remaja masjid ini.

Ketua PC DMI Jatiasih H. Dimyati UJe merasa gembira dengan adanya program PRIMA yang langsung aksi di awal tahun baru 2024.  Ustadz Uje juga berpesan agar PRIMA Jatiasih memberikan warna sehingga menjadi motivasi remaja masjid lainnya, khususnya yang ada di lingkungan Kecamatan Jatiasih.

Bersama DMI dan STAN, DKM Al-IKhlas Jatirasa Gelar Pelatihan Akuntansi Masjid

DMI | Bekasi–Masjid Al-Ikhlas Jatirasa menggelar diskusi daring seputar pendampingan penyusunan laporan keuangan akuntansi masjid. Kegiatan ini diambil mengingat masih banyaknya manajemen masjid yang belum memahami seputar akunting masjid.

Kegiatan ini hasil kerjasama antara DKM Al-Ikhlas Jatirasa, Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kecamata Jatiasih, Politeknik Keuangan Negara Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (PKN STAN). Dengan moderator Purwanto (Dosen PKN STAN)

Kegiatan yang digelar secara daring pada Selasa 5 Desember 2023 lalu ini menghadirkan beberapa pembicara berpengalaman di bidangnya. Seperti Ustadz Supriyadi Ketua DKM Masjid Al-Ikhlas yang juga Ketua DMI Jatirasa, Deni Herdiyana Dosen PKN STAN. Serta keynote speaker Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz H. Dimyati Uje, S.Ag.

Dalam paparannya, Ustadz Dimiyati Uje mengatakan bahwa pentinganya memakmurkan Masjid dan pengelolaan Masjid termasuk dalam masalah Laporan Keuangan Masjid yang transparan dan akuntable. “Kegiatan ini menjadi penyemangat masjid-masjid untuk bisa belajar lebih dalam tentang akuntansi masjid yang baik,” ungkapnya.

Ustadz Supriyadi yang juga Dosen PKN STAN menyampaikan, Masjid Al Ikhlas telah mencatat pemasukan atau pengeluaran dari zakat, infaq, sedekah dan wakaf. “Masjid Al Ikhlas telah memiliki rekening atas nama DKM AL IKHLAS di Bank Muamalat dan Bank Syariah Indonesia,” ujarnya.

Ke depan, tambah Ustad Supriyadi, Laporan Keuangan bisa sesuai standar akuntansi dan dapat diterapkan di Masjid atau Musholla sekitar untuk transparansi dan akuntabilitas keuangan. “Peluang pendampingan penyusunan LK dengan dibantu Tim Dosen PKN STAN,” jelasnya.

Program ini merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang menjadi bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di PKN STAN, dan tidak dipungut biaya. “Harapan kedepannya dapat bersinergi dan berkolaborasi dalam rangka memakmurkan Masjid/Musholla,” jelasnya.

Sementara pemateri inti Deni Herdiana menjelaskan tentang materi pengenalan Konsep Akuntansi Masjid, Praktik Penyusunan Laporan Keuangan Masjid dengan Excel. [fathur]

 

PC DMI Jatiasih Mewakili Jamaah Serahkan Donasi 30 Juta ke Baznas Kota Bekasi

DMI | Bekasi–Sebagai bentuk kepedulian sesama muslim yang terjajah di negeri Palestina, Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan  Badan Koordinasi Majlis Taklim Masjid (BKMM) Kecamatan Jatiasih ikut peduli dengan penderitaan bangsa Palestina, terutama syahidnya para warga sipil dan tentara yang mempertahankan negerinya dari tangan Israel dan sekutunya.

Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz Dimyati Uje mengatakan, penggalangan dana ini Kerjasama antara PC DMI Jatiasih, BKMM, Dewan Kemakmuran Masjid, Majelis Taklim, lembaga Pendidikan dan jamaah di wilayah Kecamatan Jatiasih.

dmi jatiasih donasi palestina

Setelah melakukan aksi galang donasi di wilayah Kecamatan Jatiasih, DMI Jatiasih berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp 30 juta. “Alhamdulillah setelah kami bergerak mengumpulkan dana dari para jamaah, terkumpul dana sebesar 30 juta untuk kami donasikan ke Palestina melalui Baznas Kota Bekasi,” ungkapnya.

Penyerahan donasi langsung diberikan kepada H. Sriyono, SH, MM Ketua 4 Baznas Kota Bekasi oleh Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz Dimyati Uje, didampingi Sekjen PC DMI Jatiasih Fathurroji, Ketua BKMM Ustadzah Sri Yuningsih didampingi Ustadzah Yumnah.


PC DMI Jatiasih Pelopor Donasi dari DMI Kota Bekasi 

Sementara itu H. Sriyono, SH, MM Ketua 4 Baznas Kota Bekasi mengapresiasi inisiatif PC DMI Jatiasih yang paling pertama menyerahkan donasi untuk Palestina ini.

“Atas nama pimpinan Baznas Kota Bekasi, terima kasih kepada DMI Jatiasih yang jadi pelopor utama karena dari 12 kecamatan, DMI Jatiasih adalah yang pertama kali menyerahkan bantuan donasi untuk Palstina, semoga DMI di kecamatan lainnya segera menyusul,” ungkapnya.

Sriyono mengatakan, bangsa Palestina perlu dukungan dari seluruh umat guna membantu masyarakat Palestina yang sedang dalam tekanan penjajah Israel. “Mudah-mudahan kita doakan dalam waktu yang tidak lama Palestina akan merdeka,” tuturnya. [fath]

PC DMI Jatiasih Kirimkan 20 Anak untuk Program Sunatan Massal DMI Kota Bekasi

DMI | Bekasi—Pimpinan Daerah Dewan Masjid Indonesia (PD DMI) Kota Bekasi menyelenggarakan sunatan massal di Asrama Haji Kota Bekasi, Sabtu 18 November 2023.

Ketua DMI Kota Bekasi Dr. KH Jaja Jaelani, MM dalam sambutannya mengatakan, sunatan massal ini merupakan salah satu kegiatan DMI Kota Bekasi di tahun 2023.

“Alhamdulillah sebanyak 200 anak dari 12 kecamatan di Kota Bekasi bisa ikut sunatan massal yang diselenggarakan DMI Kota Bekasi,” ungkapnya.

Kiai Jaja juga menyampaikan terimakasih kepada segenap lembaga yang telah mendukung terselenggaranya program ini. Seperti Pemkot Bekasi, Baznas, YBM PLN, KONI.

Di hari yang sama, DMI Kota Bekasi juga menyelenggarakan Pelatihan Ramaja Masjid tentang Kepemimpinan yang diikuti oleh remaja masjid di Kota Bekasi.

“Tahun 2023 ini, DMI telah menyelenggarakan program pembekalan pembersihan AC masjid untuk para marbot masjid,” jelasnya.

Kiai Jaja juga menyampaikan terimakasih kepada asosiasi rumah sakit yang telah memberikan bantuan untuk pelaksanaan sunatan massal ini.

“Semoga dengan sunat ini kesucian anak anak terlaksana dengan baik dan ini menjadi amal ibadah kita semua,” tuturnya.

Sementara itu Ketua PC DMI Jatiasih Ustadz H. Dimyati Uje mengatakan, DMI Kecamatan Jatiasih ikut berpartisipasi atas terselenggaranya sunatan massal DMI Kota Bekasi dengan mengirimkan 20 anak-anak. Mereka berasal dari enam kelurahan yang ada di Kecamatan Jatiasih.

“Alhamdulillah antusiasme masyarakat Kecamatan Jatiasih sangat baik dengan adanya sunatan massal ini, kali ini kuota hanya 20 anak dari Kecamatan Jatiasih,” ujarnya.

Ustadz Uje berharap, semoga setelah sunat anal-anak menjadi anak yang sholeh, dan ibadahnya semakin rajin. “Semoga Allah mudahkan dalam pelaksanaannya,” tuturnya.[fathur]

Scroll to top