• No products in the cart.
View Cart
Subtotal: Rp 0

Hari Santri Nasional 2026, DMI dan LTMNU Jatiasih Gelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Musholla

DMI Jatiasih | Bekasi – Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Jatiasih bersama Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU), Dewan Masjid Indonesia (DMI), dan berbagai elemen kemasjidan akan menggelar Pelatihan Manajemen Masjid dan Musholla pada Sabtu, 31 Oktober 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas pengurus Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) dan takmir dalam mengelola masjid secara amanah, profesional, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Mengusung tema “Transformasi Masjid: Amanah, Profesional, Digital, dan Berdaya”, pelatihan tersebut akan berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Masjid Nurul Islam, Kemang IFI, Jalan Sanori Raya, RT 012/RW 007, Jatirasa, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi.

Kegiatan ini terbuka secara gratis bagi pengurus DKM, takmir masjid dan musholla, serta pegiat kemasjidan di wilayah Jatiasih dan sekitarnya.

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran masjid, tidak hanya sebagai pusat ibadah, tetapi juga sebagai ruang pendidikan, dakwah, pelayanan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Hadirkan Praktisi Manajemen Masjid dan Pengelolaan ZIS

Untuk memberikan pemahaman yang komprehensif, panitia merencanakan menghadirkan dua narasumber yang memiliki pengalaman dalam pengelolaan masjid, kelembagaan, serta pemberdayaan umat.

Narasumber pertama adalah H. Mokhammad Mahdum, MIDEc, Ak, CPA, Ph.D, yang tercantum sebagai pimpinan BAZNAS, Ketua LTMNU periode 2024–2026, serta Ketua Departemen Pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) DMI Pusat.

Narasumber kedua, Dr. Ismail Hasyim, SH.I., S.Pd., M.Sos, merupakan Ketua DKM Masjid Agung Al Barkah periode 2018–2023, dosen, sekaligus praktisi manajemen masjid dan zakat, infak, sedekah, serta wakaf (ZISWAF).

Melalui pemaparan materi dan berbagi pengalaman, peserta diharapkan mendapatkan wawasan mengenai penguatan tata kelola organisasi masjid, pengelolaan administrasi dan keuangan, serta pengembangan program yang memberikan manfaat nyata bagi jamaah.

Pengalaman para narasumber juga diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengurus masjid dalam mengidentifikasi potensi, mengatasi tantangan pengelolaan, dan mengembangkan pelayanan yang lebih efektif.

dmi pelatihan masjid

Dorong Pengelolaan Masjid yang Transparan dan Berbasis Digital

Perkembangan teknologi informasi dan meningkatnya kebutuhan masyarakat menuntut pengurus masjid untuk terus meningkatkan kapasitas dalam mengelola organisasi. Selain menjaga keberlangsungan kegiatan ibadah, masjid perlu memiliki sistem administrasi yang tertib, pengelolaan keuangan yang transparan, serta program yang sesuai dengan kebutuhan jamaah.

Karena itu, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada aspek manajemen organisasi, tetapi juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pelayanan kemasjidan.

Sejumlah materi dan fasilitasi yang direncanakan mencakup pengelolaan administrasi dan keuangan, pengurusan rekening DKM, akta wakaf, Sistem Informasi Masjid (SIMAS), hingga pengembangan website dan media sosial masjid.

Peserta juga akan mendapatkan kesempatan untuk berbagi praktik baik dalam mengelola masjid dan musholla, sekaligus memperluas jejaring dengan sesama pengurus serta lembaga kemasjidan.

Aspek pemberdayaan umat turut menjadi perhatian melalui penguatan pemahaman mengenai pengelolaan ZISWAF. Dengan tata kelola yang baik, potensi dana sosial keagamaan diharapkan dapat mendukung berbagai kegiatan pendidikan, sosial, dan ekonomi masyarakat.

Melalui pendekatan tersebut, masjid diharapkan mampu berkembang menjadi lembaga yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga responsif terhadap persoalan sosial di lingkungan sekitarnya.

Pendaftaran Gratis, Pengurus DKM dan Takmir Diundang Berpartisipasi

Panitia mengundang pengurus DKM, takmir masjid dan musholla, serta para penggerak kegiatan keagamaan untuk berpartisipasi dalam pelatihan ini.

Kegiatan akan dilaksanakan pada:

  • Hari, tanggal: Sabtu, 31 Oktober 2026
  • Waktu: Pukul 08.00 WIB sampai selesai
  • Tempat: Masjid Nurul Islam, Kemang IFI, Jalan Sanori Raya, RT 012/RW 007, Jatirasa, Jatiasih, Kota Bekasi
  • Biaya pendaftaran: Gratis

Pendaftaran peserta dapat dilakukan melalui tautan berikut:

https://bit.ly/Pelatihan_ManajemenMasjidMusholla

Panitia mengimbau calon peserta untuk melakukan pendaftaran sebelum kegiatan berlangsung. Informasi ini juga diharapkan dapat diteruskan kepada pengurus masjid dan musholla lainnya agar semakin banyak pengelola masjid memperoleh kesempatan meningkatkan kapasitasnya.

Buka Kesempatan Kolaborasi dan Dukungan Donatur

Selain membuka pendaftaran peserta, panitia turut mengundang para dermawan, pengusaha, lembaga keuangan syariah, lembaga zakat, lembaga wakaf, serta pihak lain yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan masjid untuk berpartisipasi memberikan dukungan.

Kontribusi tersebut diharapkan dapat membantu penyelenggaraan kegiatan sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pengelola masjid dan musholla.

Semangat tersebut sejalan dengan firman Allah SWT dalam QS. At-Taubah ayat 18 yang menjelaskan tentang orang-orang beriman yang memakmurkan masjid-masjid Allah.

Memakmurkan masjid tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan dan pemeliharaan bangunan fisik, tetapi juga melalui peningkatan kualitas pengurus, perbaikan pelayanan jamaah, serta pengembangan program yang berdampak bagi masyarakat.

Bagi masyarakat yang ingin memberikan infak atau kontribusi, panitia menyediakan rekening berikut:

Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor rekening: 7014723638
Atas nama: Herbanu

Bank Mandiri
Nomor rekening: 1240004063070
Atas nama: Elis Supriatin

Donatur diharapkan melakukan konfirmasi kepada panitia setelah menyalurkan kontribusi. Penggunaan dana akan dipertanggungjawabkan oleh panitia sesuai kebutuhan penyelenggaraan kegiatan.

Didukung Berbagai Elemen Kemasjidan

Pelatihan Manajemen Masjid dan Musholla ini menjadi bagian dari kolaborasi berbagai organisasi dan elemen masyarakat untuk memperkuat fungsi masjid sebagai pusat ibadah sekaligus pemberdayaan umat.

Dalam publikasi kegiatan, tercantum pula dukungan dari Daichito Hydrogen Generator dan Dakwah Tour Umroh & Haji.

Kolaborasi antara pengurus masjid, organisasi kemasjidan, narasumber, donatur, dan masyarakat diharapkan dapat membangun ekosistem pengelolaan masjid yang lebih baik dan berkelanjutan, khususnya di wilayah Jatiasih, Kota Bekasi.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai pendaftaran, partisipasi, dan kontribusi kegiatan, masyarakat dapat menghubungi narahubung berikut:

  • H. Jamar Komarudin: 0858-8373-7085
  • Supriyadi: 0812-966-15127
  • Rokib Mustofa: 0858-1193-2588
  • Farida Lastini: 0896-8141-7535

Melalui momentum Hari Santri Nasional 2026, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong transformasi pengelolaan masjid dan musholla agar semakin amanah, profesional, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

 

Previous Post

Sekcam Jatiasih Dukung DMI-BKMM Jatirasa Hadirkan Donor Darah hingga Khitanan Gratis

Scroll to top