- sekretariat@dmijatiasih.or.id
- Jl. Swatantra IV No.02. Kelurahan Jatiasih. Kota Bekasi
PC DMI Jatiasih Bersama Raisaaban Bakti Sosial Totok Punggung di Masjid Al Muaz Azazi
DMIJATIASIH | Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap metode pengobatan alternatif, Pimpinan Cabang Dewan Masjid Indonesia (PC DMI) Jatiasih bekerjasama dengan Rumah Totok Punggung Raisaaban menggelar Bakti Sosial Totok Punggung pada Sabtu, 8 Februari 2025. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al Muaz Azazi, Jl. Swatantra IV No.7, Jatiasih, Kota Bekasi ini terbuka untuk umum dan berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 11.30 WIB.
Ketua PC DMI Jatiasih, Ustadz H. Dimyati Uje, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk selain mengenalkan juga memberikan solusi kesehatan berbasis terapi alami yang telah dikenal efektif dalam membantu berbagai masalah kesehatan.
Totok Punggung merupakan metode terapi dengan cara menekan, menggoyangkan, dan menggetarkan titik atau simpul saraf tertentu pada area punggung. Teknik ini bertujuan untuk merangsang sistem saraf dan memperlancar sirkulasi darah, sehingga dapat membantu mengatasi berbagai gangguan kesehatan. Totok punggung dipercaya mampu menguraikan stagnasi atau timbunan lemak dalam dan luar pembuluh darah yang dapat menghambat aliran darah.
Metode ini telah terbukti membantu dalam penanganan beberapa penyakit, termasuk kondisi darurat (emergency), di antaranya: Stroke, Jantung, Asma, Paru-paru, Ginjal, Hipertensi, Parkinson, Saraf kejepitm, Maag kronis, Masalah lambung, Ambeien/wasir, Prostat, Gangguan penglihatan, Kesuburan, Vitalitas, Gagal ginjal, dan lainnya
Kegiatan bakti sosial ini mendapat respons positif dari masyarakat yang antusias mencoba metode pengobatan alternatif ini. Bakti sosial ini berhasil menerapi 26 masyarakat sekitar Masjid Al Muaz.
Salah seorang peserta mengungkapkan bahwa terapi totok punggung yang diterimanya memberikan efek relaksasi dan membantu meredakan keluhan kesehatan yang dialaminya.
“Kalau bekas saya pernah, tapi untuk totok punggu mau mencoba dulu seperti apa. tap setelah merasakan ternyata membuat pinggang yang agak nyeri bisa lebih enteng lagi,” ungkap Rozi.
Ustadz H. Dimyati Uje menambahkan bahwa terapi ini dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin mencari alternatif dalam menjaga kesehatan secara alami.
Selain mendapatkan manfaat kesehatan, peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam berinfaq guna mendukung keberlangsungan kegiatan sosial seperti ini di masa mendatang. Panitia berharap bahwa kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkala guna membantu lebih banyak masyarakat dalam mendapatkan akses ke terapi kesehatan yang bermanfaat.
Dengan adanya bakti sosial ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kesehatan dan terbuka terhadap metode pengobatan alternatif yang aman dan efektif.[]